Langsung ke konten utama

Antologi III | Syiar Syair Ramadan



RAMADAN SAKSI INSANI
Oleh: Azqia Maulida Darda

Lagi dan lagi, Ramadhan datang bersama mimpi
Menjadi saksi kecemasan yang tiada henti
Menampung setiap rintihan ambisi
Hingga air mata mengalir begitu suci

Ramadhan menjadi puncak dalam riak
Kepasrahan yang dilangitkan do’a untaian munajat
Lirih, melebur hati yang berserak
Lalu menghimpun puing-puing semangat

Ramadhan memaksa bangkit kembali
Dari kegagalan yang seakan tiada henti
Memberi janji kemenangan yang hakiki
Untuk siap berlari lebih kencang lagi

Ramadhan selalu punya caranya sendiri
Dalam menemani perjalanan hidup setiap insani
Selalu saja menjadi tempat berpulang paling dinanti
Tersebab begitu banyak kenangan yang menghiasi

Bogor, 27 April 2020
Penerbit: Prokreatif Media




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadi Peneliti Sebulan? Why not!

"Cobalah untuk menyelami lebih dalam dunia yang kamu masuki. Barangkali dengan helicopter view yang lebih luas, kamu bisa memiliki pandangan yang lebih baik tentang apa yang kamu jalani." Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tanaman (BBPOPT) Assalamualaikum sobat-sobat pembaca! Mau berbagi informasi sedikit nih tentang keseruan gimana sih rasanya jadi peneliti sebulan? kerja di laboratorium? mengambil sampel patogen turun langsung ke sawah? Baca sampai selesai yaa, karena kali ini saya akan bercerita pengalaman magang di BBPOPT! Sebelum kita bahas BBPOPT, pasti yang pertama ditanyakan sobat adalah bagaimana untuk bisa diterima magang? hehe jadi biasanya di Departemen Proteksi Tanaman, IPB University untuk mahasiswa semester 4 dibuka recruitment magang non sks di berbagai tempat. Nah, BBPOPT ini menjadi pilihan saya karena sebagai balai besar yang berfokus pada peramalan dan penelitian terkait masalah penyakit pangan di seluruh Indonesia, terutama ...

Dormi(s)tory

"In this dorm, we are real, we make mistakes, we say i'm sorry, we have fun, we do second chance, we give hugs, we forgive, we do really loud, we are patient, we love, we are family." Keseruan saat  Humaira Fun Day Halo teman-teman, selamat menjalani liburan yang sungguh singkat ini (untuk saya). Saya akan bercerita tentang masa-masa asrama ketika tingkat pertama menjadi mahasiswa IPB. Kenapa sih saya memilih bercerita tentang asrama PPKU ini? Ya, sebagai insan yang sebelum-sebelumnya tidak pernah merasakan tinggal di asrama atau semacamnya, menurut saya masa-masa ini sungguh mengesankan. Selama masa SD, SMP, dan SMA saya bersekolah di sekolah umum yang pastinya pulang dan pergi ke rumah setiap hari. Maka, ketika saya memasuki dunia perkuliahan yang berbeda dari teman-teman saya yang lain, saya merasa sangat tertantang. Jadi ketika mahasiswa IPB memasuki tingkat pertama, kami wajib asrama selama satu tahun.   Sebenarnya, asrama sejalan dengan masa Tingkat Persia...